Sabtu, 09 September 2017

9 Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Cepat

Cara Menghilangkan Stretch Mark | Gurat peregangan (stretch mark) merupakan keadaan lapisan kulit dermis yang robek akibat penambahan berat badan yang berlebihan. Ciri-cirinya akan tampak seperti gurat-gurat (goresan) berwarna putih pada kulit. Pada umumnya, akan muncul cukup banyak selama hamil.

Cara Menghilangkan Stretch Mark

Menurut sebuah penelitian, 90% ibu hamil biasanya akan mengalami stretch mark. Faktor utama penyebab gurat peregang ini adalah genetika. Jika ibu Anda dulunya memiliki riwayat stretch mark, bukan tidak mungkin Anda juga akan terkenanya.

Biasanya stretch mark akan datang pada saat pubertas, kenaikan berat badan yang berlebihan atau mungkin saat hamil. Stretch mark mungkin lebih identik dengan wanita, namun bukan tidak mungkin kalau pria juga bisa mengalaminya.

Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Cepat


Stretch mark bisa menimbulkan keresahan dan minder. Karenanya, sebaiknya kita segera menghilangkannya. Lantas bagaimana cara menghilangkan stretch mark? Simak informasinya di bawah ini.

1. Perbanyak Asupan Air Putih

Minum air putih merupakan langkah yang efektif dan efesien untuk menghilangkan stretch mark dengan cepat. Minum air putih berguna untuk mencukupi cairan yang dibutuhkan kulit sehingga dapat melebabkan kulit serta membuat kulit lebih lembut dan padat sehingga goresan stretch mark tidak begitu jelas.

Anjuran untuk minum air putih mungkin relatif, namun menurut pertimbangan bahwa sebaiknya setiap orang hendak meminum 10 gelas setiap harinya. Apalagi ketika sedang mengalami stretch mark, ada baiknya untuk diperbanyak asupan cairannya.

Baca: Cara Mengatasi Kulit Kusam Berminyak

2. Oleskan Lidah Buaya

Lidah buaya merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat untuk kulit manusia. Tanaman ini dikenal baik akan berbagai senyawa aktifnya yang bisa mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti luka bakar ataupun stretch mark ini.

Cara Melakukannya:
  • Patahkan 1 batang lidah buaya (bisa dicampurkan dengan obat vitamin e cair), kemudian oleskan pada bagian stretch mark tersebut.
  • Diamkan selama sekitar 15-20 menit.
  • Kemudian basuh dengan air hangat sampai bersih merata.
  • Lakukan cara ini paling tidak 1 kali sehari.

3. Menggunakan Losion Pelembab

Penggunaan losion pelembab dilihat sangat efesien dalam memberikan perbaikan secara signifikan terhadap gurat-gurat yang muncul. Losin pelembab dapat membuat kulit lebih elastis dan mengurangi bercak-bercak stretch mark yang timbul.

Anda bisa menggunakan berbagai losion pelembab yang sudah tersedia di pasaran. Namun, jika Anda takut akan bahan kimia yang terkandung dalam losin tersebut. Maka Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan menggunakan minyak zaitun, minyak janggung ataupun gel lidah buaya.

Baca: Cara Mengatasi Panu dengan Gampang

4. Memanfaatkan Putih Telur

Putih telur merupakan bahan yang memang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan kulit. Bukan hanya dapat mengatasi jerawat, namun putih telur dapat menghilangkan stretch mark juga. Kandungan asam amino dan proteinnya yang tinggi diperkirakan sangat efektif untuk menghilangkan guratan.

Cara Melakukannya:
  • Ambil 2 butir telur. Kemudian pisahkan putihnya dari kuningnya.
  • Kocok halus hingga tampak berbusa.
  • Oleskan menggunakan kuas riasan secara merata ke bagian kulit yang terdapat stretch mark.
  • Diamkan sekitar 10 menit, lalu bilas dengan air hangat.
  • Oleskan minyak zaitun untuk melebabkan kulit yang kering setelah menggunakan putih telur.

5. Eksfoliasi Menggunakan Gula

Eksfoliasi merupakan salah satu cara mengangkat sel-sel kulit mati dengan menggunakan scrub. Stretch mark juga dapat diobati dengan memakai prinsip eksfoliasi, tapi kita akan menggunakan gula. Gula dianggap menjadi salah satu perawatan rumahan yang memiliki khasiat untuk menyembuhkan stretch mark.

Caranya Melakukannya:
  • Campurkan satu sendok gula dengan sari lemon dan sekitar 3 tetes minyak almond. Aduk merata hingga seluruh bahan tercampur.
  • Oleskan secara menyeluruh pada stretch mark dan diamkan sekitar 10 menit.
  • Anda disarankan untuk mandi setelah menjalankan perawatan ini.

Baca: Cara Menyembuhkan Diabetes dengan Mudah

6. Menggunakan Minyak Vitamin E

Vitamin e merupakan salah satu nutrisi yang berperan aktif untuk meremajakan kulit serta baik untuk perawatan kulit. Vitamin e dianggap dapat mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti kulit kering dan stretch mark ini.

Anda bisa menggunakan berbagai produk vitamin e yang sudah tersedia di pasaran. Namun, hendaknya Anda memilih produk dengan teliti. Campurkan juga dengan losion pelembab yang bening dan tidak berbau untuk memaksimalkannya.

Baca: Cara Mengatasi Kulit Kering

7. Mengoleskan Minyak Atsiri

Minyak atsiri merupakan salah satu jenis minyak nabati yang kental dan biasanya bersuhu ruangan. Minyak ini juga cepat menguap sehingga menimbulkan aroma khasnya. Minyak atsiri sudah dipercaya ampuh untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit dan sudah sering dipakai sebagai obat rumahan.

Saat ini, sudah banyak produk-produk minyak atsiri yang bisa Anda gunakan. Namun, sebaiknya untuk membelinya dengan teliti. Setelah itu, oleskan secara merata keseluruh bagian kulit yang terdapat stretch mark.

8. Menggunakan Sari Kentang

Kentang merupakan salah satu sayur yang kaya akan vitamin dan mineral. Kedua nutrisi tersebut dianggap sangat ampuh untuk mengembalikan struktur kulit yang bergelombang akibat stretch mark, selain itu dinilai bisa mengurangi bercaknya.

Cara Melakukannya:
  • Kupas sebuah kentang dan belah menjadi 4 bagian.
  • Gosokkan secara lembut ke bagian kulit stretch mark hingga keluar sari-sarinya.
  • Diamkan hingga 15 menit sampai nutrisinya menyerap ke dalam kulit.
  • Kemudian bilas kulit Anda sampai bersih.

9. Menggunakan Lemon

Lemon juga dapat digunakan untuk menghilangkan stretch mark. Kandungan vitamin c dari lemon yang bersifat asam dapat mengurangi noda-noda yang ditimbulkan akibat stretch mark. Caranya, ambil sebuah lemon kemudian peras ke daerah kulit yang terdapat stretch mark. Diamkan selam 10 menit lalu bilas dengan air hangat.

Baca: Manfaat Lemon Bagi Tubuh Manusia

Demikianlah informasi tentang Cara Menghilangkan Stretch Mark, kiranya beberapa tips diatas bisa membantu Anda. Untuk mencegahnya datang kembali, kontrol berat badan Anda dan rutinlah berolahraga.

Kamis, 07 September 2017

7 Dampak Akibat Sering Main Gadget

Penyakit Akibat Sering Main Gadget | Zaman sekarang, gadget merupakan salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan manusia. Kebanyakan orang bahkan tidak bisa lepas dari gadget tersebut.

Dampak Akibat Sering Main Gadget

Harganya yang saat ini sangat terjangkau membuat gadget bukan lagi barang mewah yang hanya dapat dimiliki oleh kalangan menengah atas. Selain itu, berbagai spesifikasi serta penawaran yang menarik membuat sebagian besar orang terjaring untuk membelinya.

Saat ini, gadget merupakan barang biasa yang digunakan oleh kalangan anak-anak, remaja, dewasa bahkan lansia. Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 78% warga yang sudah pasti memilikinya.

10 Dampak Akibat Sering Main Gadget


Perkembangan zaman juga menuntut agar setiap orang hendaknya mempunyai gadget seperti smartphone. Namun, tanpa kita sadari fenomena ini ternyata menyimpan sisi buruk yang selama ini kerap terlupakan. Penggunaan gadget dalam waktu lama (sering) dinilai sangat berbahaya dan bisa memicu berbagai dampak buruk. Lantas apa saja dampak akibat sering main gadget? Simak informasinya di bawah ini.

1. Penglihatan Terganggu

Terlalu sering menggunakan gadget akan berdampak pada penglihatan Anda. Gangguan yang akan terjadi seperti tingkat kefokusan penglihatan menurun, dalam dunia kedokteran lebih dikenal sebagai Computer Vision Sydrome yang disebabkan mata kering.

Untuk mencegahnya, batasi penggunaan gadget serta hindari menggunakan smartphone di tempat gelap. Karena saat ditempat gelap, mata akan dibebani karena memaksa mata untuk bekerja dengan lebih keras.

Baca: Cara Mengatasi Mata Merah Berair dengan Cepat

2. Menurunkan Kualitas Tidur

Gadget juga mengeluarkan cahaya biru yang dianggap dapat mengurangi produksi hormon melatonin. Melatonin merupakan hormon yang memicu rasa kantuk yang jika produksinya berkurang akan menimbulkan susah tidur sehingga mempengaruhi kualitas tidur Anda. Untuk mengantisipasinya, usahakan untuk tidak menggunakan gadget 2 jam sebelum tidur untuk mencegah susah tidur.

Baca: Cara Mengatasi Susah Tidur dalam Hitungan Menit

3. Menjadi Pribadi yang Anti-sosial

Disaat main gadget, pikiran akan terfokuskan sepunuhnya untuk ke dalam aktivitas yang dilakukan di dalam gadget tersebut. Kebiasaan ini akan menimbulkan efek yang cukup berbahaya dalam kehidupan sehari-hari bahkan dapat membuat Anda menjadi pribadi yang anti-sosial. Gejalanya Anda menjadi orang penyendiri dan cenderung tidak suka bergaul dengan orang lain.

Baca: Apa itu Bipolar Disorder dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

4. Mengganggu Aktivitas Lainnya

Saat ini, gadget terutama smartphone dirancang khusus dengan semenarik mungkin, selain itu banyaknya aplikasi yang seru membuat kita ingin terus memainkannya. Namun, terlalu sering bermain game atau berselancar di dunia internet dinilai dapat memakan banyak waktu Anda. Dampaknya, banyak sekali aktivitas yang tidak terselesaikan dengan tepat waktu.

5. Gangguan Otak

Menurut sebuah penelitian yang mengambil subjek terhadap 200 orang yang menggunakan gadget secara rutin. Didapatkan hasil bahwa sekitar 87% diantaranya mengalami penurunan kinerja otak. Selain itu, radiasi akibat keseringan main gadget dapat memicu pertumbuhan sel-sel tumor otak.

Baca: Cara Mencegah Stroke dengan Mudah

6. Menimbulkan Sakit Kepala

Terlalu lama menatap gadget dinilai dapat memicu penegangan pada syaraf-syaraf mata dan bisa mengganggu aliran darah ke otak. Akibat yang ditimbulkan adalah sakit kepala, gejala seperti ini pada umumnya akan terjadi apabila main smartphone selama 2 jam ke atas tanpa berhenti. Untuk mencegahnya, batasi penggunaan smartphone dari berikan selang waktu istirahat mata Anda.

Baca: Sakit Kepala - Penyebab, Jenis dan Cara Menyembuhkannya

7. Kelainan Postur Tubuh

Tanpa kita sadari, kebiasaan memainkan smartphone dengan posisi yang tidak benar akan berdampak pada perubahan postur tubuh. Saat bermain gadget, kita cenderung membungkukkan tubuh sehingga menjadi kebiasaan. Kondisi seperti ini akan menimbulkan kelainan postur tubuh seperti bungkuk permanen dan sebagainya. Untuk itu, pastikan Anda berada pada posisi tepat saat main gadget.

Baca: Cara Mengatasi Sakit Tulang Punggung Belakang

Demikianlah informasi tentang Dampak Akibat Sering Main Gadget. Semoga beberapa bahaya diatas dapat membuat kita sadar akan penggunaan gadget yang berlebihan. Gunakan gadget Anda maksimal 5 jam setiap harinya.

Selasa, 05 September 2017

Apa itu Bipolar Disorder dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Cara Mengatasi Bipolar Disorder | Pernah dengan bipolar disorder? Itu merupakan salah satu gangguan psikologi serius yang cukup sering dialami sebagian besar orang. Di Amerikan Serikat, sekitar 2,5% penduduknya terindikasi menderita gangguan ini dan 83% diantaranya didiagnosa parah dan sebagian besar berumur 25 tahun.

Cara Mengatasi Bipolar Disorder

Jika menderita bipolar disorder sebaiknya untuk mencari kiat-kiat untuk mengurangi gangguan tersebut. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan misalnya dengan mengontrol emosi serta mengelola stres dengan bijak.

Pengertian Bipolar Disorder


Bipolar disorder merupakan gangguan mental yang menyerang psikis dan menimbulkan perubahan suasana hati secara fluktuatif atau drastis. Suasana hati penderita dapat dengan mudah berganti diantara dua mood (bipolar) yaitu kebahagiaan dan depresi.

Bipolar disorder juga sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari. Terkadang penderitanya akan merasakan mood yang sangat baik sehingga tampak antusias dan bersemangat. Namun, bukan tidak mungkin akan mengalami mood yang sangat buruk sehingga memicu rasa depresi, pesimis, putus asa dan minimbulkan pikiran untuk bunuh diri.

Baca Juga: Cara Mengatasi Gangguan Mental

Gejala Bipolar Disorder


Gangguan ini sangat mudah dilihat dari beberapa gejala yang sangat mencolok. Selain itu, gejala cukup bervariasa tergantung jenis, keparahan, frekuensi dan prilakunya. Gejala bipolar disorder juga dapat dikelompokkan menjadi 4 garis besar, antara lain:

A. Mania

Gejala dan pertanda yang akan terjadi, antara lain:

1. Terlalu bahagia secara mendadak.
2. Merasa paling penting dan pintar dibandingkan orang lain.
3. Punya banyak ide dan mudah pindah dari ide satu ke ide lainnya.
4. Menghambur-hamburkan uang.
5. Mengeluarkan rencana yang tidak masuk akal.
6. Terlalu antusias dan suka bergerak dengan cepat.
7. Sering membuat keputusan yang aneh secara tiba-tiba.

B. Hipomania

Hipomania merupakan tahap yang mirip dengan mania ( kebahagian ), namun hipomania tidak separah mania. Perbedaannya adalah hipomania cenderung tenang seolah tidak mengalami halusinasi dan delusi. Beberapa gejala seseorang yang mengalami bipolar disorder hipomania, antara lain:

1. Terlalu antusias, optimis dan aktif.
2. Mudah tersinggung dan cepat marah.
3. Meningkatnya kreativitas.
4. Berkurangnya rasa kantuk, sehingga memicu penurunan kualitas tidur.

C. Bipolar

Gejala yang mungkin dialami, antara lain:

1. Cenderung lebih sering menyendiri.
2. Suasana hati sering murung dan suka nangis tanpa sebab.
3. Bersikap pesimis dan ingin bunuh diri.
4. Malas, tidak bergairah dan tidak aktif.
5. Kurangnya kepercayaan diri.
6. Hilangnya nafsu makan.
7. Sulit merasakan kebahagiaan.

D. Bipolar Campuran

Bipolar campuran (mixed state) merupakan gangguan bipolar yang merujuk pada dua kutub psikologi yakni mania dan hipomania. Penderita akan mengalami kedua jenis psikologi tersebut secara bersamaan. Penderita cenderung lebih mengalami tekanan yang dapat menimbulkan resiko bunuh diri. Gejala yang akan dirasakan, sebagai berikut:

1. Selalu berbicara tentang kematian dan mengatakan ingin mati kepada orang lain.
2. Mengalami insomnia.
3. Timbulnya banyak ide-ide yang terlintas di pikiran.
4. Cepat marah dan terkadang sangat senang.
5. Terlihat sering menggunakan obat-obatan terlarang dan minum alkohol.
6. Melupakan hutang, gaji dan tagihan.

Cara Mengatasi Bipolar Disorder


Sungguh sangat mengkhawatirkan, gejala dan akibat yang ditimbulkan gangguan bipolar ini tentu sangat berbahaya terhadap kehidupan kita sehari-hari. Karenanya, ada hal yang dapat kita lakukan ketika mengidapnya. Lantas, bagaimana cara mengatasi bipolar disorder? Baca informasinya di bawah ini.

1. Melakukan Pijat

Pijat dinilai cukup efektif untuk mengatasi kecemasan dan stres yang menjadi penyebab utama bipolar disorder. Pijat juga sangat cocok untuk bipolar dikarenakan banyak hal. Salah satunya adalah dapat membantu pelepasan hormon oksitosin yang membuat rasa bahagia sehingga dapat memperbaiki suasana hati yang buruk.

Baca: Cara Mengatasi Badan Pegal Setelah Bekerja

2. Akupuntur

Akupuntur merupakan salah satu metode pengobatan yang memasukkan jarum steril kecil ke kulit dan titik-titik tertentu untuk menyeimbangkan chi (daya hidup), melancarkan aliran darah, mengatasi rasa sakit dibagian-bagian tertentu.

Akupuntur juga dinilai dapat membantu pengembalian mood menjadi lebih baik sehingga dapat digunakan sebagai media pengobatan bipolar disorder. Beritahu akupunturis bahwa Anda menderita bipolar disorder sehingga dia dapat melakukan akupunturis dengan maksimal.

3. Olahraga untuk Menaikkan Endorfin

Depresi merupakan salah satu ciri yang menunjukkan gangguan bipolar. Gejala seperti ini juga bisa kita sebut dengan hipomania yang merupakan episode yang lebih ringan serta ditandai dengan eksitabilitas, banyak bicara dan mudah marah.

Olahraga merupakan kegiatan yang sangat dianjurkan ketika mengalami gejala seperti itu, pengeluaran zat kimia seperti endorfin dapat memicu rasa bahagia. Adapun beberapa olahraga yang disarankan seperti jogging, bersepeda ataupun berenang.

Baca: Manfaat Jogging Setiap Hari

4. Melakukan Yoga Secara Rutin

Yoga merupakan salah satu jenis olahraga yang dikhususkan untuk ketenangan batin. Yoga dapat dijadikan referensi pengobatan bipolar disorder ini, dikarenakan yoga dinilai sangat berpengaruh terhadap pengembalian mood yang buruk.

Yoga mempunyai banyak sekali manfaat seperti menjaga kebugaran, meningkatkan kerja jantung dan memperbaiki mood. Luangkanlah sedikit waktu Anda untuk melakukan olahraga ini walau hanya 30 menit saja.

Baca: 7 Manfaat Yoga Bagi Kesehatan Tubuh

5. Tidur yang Cukup

Perlu Anda ketahui, tidur tidak cukup ternyata akan menimbulkan dampak buruk bagi otak. Gejala yang akan dialami seperti susahnya otak dalam berpikir, 65% lebih mungkin untuk depresi dan menurunkan daya ingat.

Tidur juga merupakan salah satu aktivitas wajib yang berfungsi untuk menyegarkan dan merileksasi bagian-bagian tubuh. Usahakan Anda mendapatkan waktu tidur yang cukup sekitar 8 jam setiap harinya.

Demikianlah informasi tentang Cara Mengatasi Bipolar Disorder, semoga beberapa tips diatas dapat membantu dan menambah wawasan Anda. Cobalah untuk mengontrol pola pikir Anda agar tidak mudah stres atau depresi yang merupakan penyebab utama bipolar.

Sabtu, 02 September 2017

Cara Mengatasi Mata Merah Berair dengan Cepat

Cara Mengatasi Mata Merah Berair | Ada banyak sekali gangguan mata yang seharusnya Anda ketahui, salah satu diantaranya adalah mata merah berair. Kondisi seperti itu cukup berbahaya dan perlu dilakukan penanganan dengan cepat.

Cara Mengatasi Mata Merah Berair

Mata merah berair merupakan gangguan mata yang sangat umum, gangguan seperti ini dapat disebakan oleh banyak hal seperti alergi, bakteri, virus dan sebagainya. Pada umumnya bakteri atau infeksi terjadi akibat sentuhan tangan dengan mata.

Mata merah sebenarnya akan sembuh dengan sendirinya, namun ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhannya. Mata merah ini disebabkan oleh peradangan selaput yang menutupi bagian putih mata.

Gejala Mata Merah Berair


Mata merah dipecah menjadi beberapa jenis sesuai penyebabnya, antara lain:

1. Disebabkan bakteri, gejala yang biasa terjadi jika mata merah disebabkan oleh bakteri adalah mata terasa nyeri, pembengkakan, mata mengeluarkan kotoran berwarna kuning kehijauan, mata lengket saat bangun tidur, merasa silau ketika melihat cahaya dan mata terasa seperti berpasir.

2. Disebabkan virus, gejala yang akan timbul apabila mata merah disebabkan oleh virus adalah mata banyak mengeluarkan air, mata terasa terbakar, keluarnya kotoran berawarna bening, dan mata menjadi bengkak.

3. Disebabkan alergi, beberapa gejala yang mungkin akan timbul yakni mata menjadi berair, mata terasa bengkak, adanya nyeri (biasanya tidak terlalu terasa. Beberapa benda yang bisa menyebabkannya adalah debu, tungau, polutan dan sebagainya.

4. Disebabkan paparan zat kimia, gejala yang akan terjadi seperti mata mengeluarkan banyak air, mata menjadi pedih sekali, mata bengkak. Penanganan harus dilakukan dengan cepat, salah satu tipsnya adalah dengan mencuci mata dengan menggunakan air bersih.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatasi Mata Minus

Cara Mengatasi Mata Merah Berair dengan Cepat


Jika Anda sudah tahu beberapa gejala mata merah berair, maka Anda juga mesti tahu cara mengatasi mata berair ini. Ada beberapa langkah-langkah yang dapat Anda lakukan, berikut cara menghilangkan mata berair:

1. Atur Pencahayaan Komputer Anda

Walaupun secara teknis tidak dapat menghilangkan mata merah dengan cepat, namun dengan mengatur pencahayaan komputer diyakini dapat meminimalisir resiko mata merah berair. Selain itu, pengaturan cahaya komputer dilakukan supaya mata tidak terbebani atas pencahayaan yang melebihi batas kemampuannya.

2. Hindari Menggosok Mata

Mata merah mungkin akan terasa sangat gatal, namun segatal apapun itu cobalah untuk tidak menggosok mata. Tindakan seperti ini dapat memperparah iritasi, dan memungkinkan kuman pada tangan untuk berpindah ke mata Anda. Untuk mengatasinya, cobalah menggunakan obat tetes mata kemudian kedipkan mata sekitar 10 kali.

3. Batasi Penggunaan Gadget

Pada umumnya, mata merah terjadi akibat mata terlalu lelah terkena sinar biru dari gadget. Maka dari itu, setiap orang hendaklah membatasi penggunaan gadget sesuai kebutuhan dan gejala yang dialaminya. Jika mata merah sudah berlangsung cukup lama, sebaiknya jangan menggunakan gadget lebih dari 3 jam dari sehari.

4. Bersihkan Kotoran Mata

Gejala yang ditimbulkan ketika mata merah salah satunya adalah keluarnya kotoran dalam jumlah besar. Penumpukan kotoran di kelopak mata akan menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman serta tumpukan kotoran tersebut adalah tempat bakteri berkembangbiak. Anda bisa membersihkan kotoran tersebut dengan menggunakan tisu atau kain lembut dan bersih, usap perlahan kotoran hingga keluar seluruhnya. Buang tisu dan cuci kain tersebut ketika selesai memakainya.

5. Kompres Menggunakan Air Dingin

Mengompres mata merupakan salah satu tindakan tepat untuk mengurangi pembengkakan dan menghambat perkembangan bakteri. Kompres dingin dinilai cukup efektif karena dapat merileksasikan syaraf-syaraf mata yang lelah. Caranya: ambilah sehelai handuk kecil, kemudian rendam di dalam air dingin. Setelah itu peras dan tempelkan pada kelopak mata.

Baca Juga: Cara Mengatasi Insomnia ( Susah Tidur )

6. Kompres Hangat

Hampir sama dengan kompres dingin, kompres hangat memang menggunakan air hangat. Jenis kompres ini memang sangat efesien untuk mengatasi pembengkakan, dan melenturkan kelopak mata yang kaku. Namun, kompres hangat dinilai beresiko karena dapat membuat bakteri pindah dari mata ke mata lainnya.

7. Stop Penggunaan Lensa Kontak

Lensa kontak merupakan salah satu alat yang pada umumnya digunakan untuk mempercantik retina. Namun, penggunaan lensa kontak dapat mengeringkan retina dan memicu penegangan pada syaraf-syaraf mata. Terutama ketika mata sedang mengalami iritasi, hentikan penggunaan lensa kontak untuk menghindari kebutaan.

8. Cukupi Waktu Tidur

Mata sama dengan bagian tubuh yang lainnya, mata juga membutuhkan waktu istirahat yang berguna untuk merileksasikan mata. Selain itu, mencukupi waktu tidur dapat mempercepat proses penyembuhan mata merah berair. Usahakan Anda paling tidak mendapatkan 8 jam waktu tidur setiap harinya.

9. Gunakan Salep Anti Biotik

Penggunaan salep anti-biotik dinilai lebih mudah dan efesien untuk mengurangi perkembangan bakteri dan virus penyebab mata merah. Gunakanlah salep anti-biotik yang memiliki standar kualitas oleh BPOM sehingga kualitasnya sudah diuji terlebih dahulu. Note: Penggunaan akan membuat penglihatan kabur untuk sementara, namun setelah itu penglihatan akan lebih terang.

Baca Juga: Tips Mengurangi Mata Panda

Demikianlah informasi tentang Cara Mengatasi Mata Merah Berair, diharapkan artikel ini bisa membantu dan memberi referensi bagi Anda. Mata merah memang bukan masalah serius, namun jika dibiarkan dapat berdampak fatal bagi mata Anda. Karenanya, rawatlah mata Anda sebelum terkena berbagai gangguan.

Minggu, 27 Agustus 2017

Cara Menghilangkan Panu dengan Cepat

Cara Menghilangkan Panu | Apakah Anda menderita panu? Mungkin ulasan ini bisa memberikan solusi kepada Anda. Panu atau dalam dunia medis disebut tinea versicolor merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur.

Cara Menghilangkan Panu dengan Cepat

Panu juga dapat muncul disemua bagian kulit seperti kulit leher, wajah, tangan, kaki selangkangan dan masih banyak lagi. Dampak yang bisa ditimbulkan wabah ini juga sangat mengganggu, panu bisa merusak penampilan dan membuat minder dalam bergaul.

Alangkah baiknya panu segera diobati selagi masih kecil, ini dikarenakan jika sudah besar dan melebar panu cukup sulit dibasmi. Untuk mencegah panu, Anda mesti menjaga kebersihan kulit dan menjaga kelembapan (jamur suka ditempat lembab).

Gejala yang biasanya terjadi pada penderita panu adalah kulit menjadi gatal-gatal, timbulnya bercak putih melingkar dan kulit sedikit menebal. Jika digaruk panu bisa menyebar, oleh karenanya jangan menggaruknya walau gatal sekali.

Cara Menghilangkan Panu dengan Cepat


Jamur penyebab panu bisa dipanggil Candida Albicans, jamur ini sangat suka berkembangbiak pada kulit lembab. Jamur ini dapat dengan cepat berpindah ke kulit melalui kontak langsung ataupun perantara seperti handuk. Lalu, bagaimana cara menghilangkan panu ini? Informasinya ada di bawah ini.

1. Menggunakan Bawang Putih

Bawang putih memang sudah dikenal akan manfaatnya untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti panu ini. Bawang putih kaya akan anti-bakteri dan senyawa aktif lainnya yang sangat efektif untuk membunuh jamur dan bakteri.

Cara penggunaannya: Siap sekitar 1 biji bawang putih, kemudian belah menjadi 2 bagian. Gosokkan pada area kulit yang terdapat panunya, gosok agak kuat sampai kulit memerah. Memang akan terasa pedih, namun tahan dan hentikan gosokan. Biarkan senyawa aktif dari bawang putih menyerap dan bereaksi. Lakukan cara ini minima 1 kali dalam sehari.

Baca Juga: Cara Mengatasi Wajah Kusam dan Berminyak

2. Gosok Menggunakan Jahe

Jahe merupakan salah satu bumbu masakan khas Indonesia yang memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan maupun kecantikan. Salah satu khasiat jahe adalah ampuh untuk membasmi jamur penyebab panu.

Jahe mengandung ribuan zat aktif yang bisa membunuh jamur secara permanen. Selain itu, pemanfaatan jahe juga terbilang cukup mudah dan bisa dilakukan siapa saja. Lalu bagaimana cara melakukannya?

Cara penggunaan: Siapkan jahe secukupnya, kemudian belah secara vertikal dan merata. Gosokkan pada kulit yang berpanu selama beberapa detik sampai kulit memerah. Cara ini mungkin akan menimbulkan rasa perih, namun tahan karena itu merupakan reaksi biasa. Jangan cuci dan biarkan zat aktif jahe membasmi panu tersebut.

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Kulit Kering dengan Cepat

3. Belimbing Wuluh dan Kapur Sirih

Mungkin belimbing wuluh dan kapur sirih bisa jadi referensi pengobatan panu, walaupun belum ada penelitian pasti yang membuktikan bahwa kedua bahan ini efektif mengatasi panu. Namun, bahan ini sudah dipakai sejak dulu oleh nenek moyang kita, dan ternyata mujarab.

Belimbing wuluh mengandung banyak sekali antioksidan dan bersifat anti-jamur sehingga cukup efesien dalam penanganan panu. Lantas, bagaimana cara menggunakannya?

Cara penggunaan: Siapkan belimbing wuluh secukupnya dan beberapa kapur sirih. Hancurkan belimbing wuluh hingga halus dan lumatkan bersama dengan kapur sirih. Tumbuh terus sampai terbentuk pasta atau krim, lalu oleskan ke kulit yang berpanu secara merata. Diamkan hingga beberapa jam kemudian bilas dengan air hangat. Lakukan cara ini paling tidak 1 kali sehari.

Baca Juga: Cara Mengatasi Keringat Berlebih dengan Mudah

4. Jeruk Nipis dan Belerang

Mungkin kandungan vitamin c dari jeruk nipis dan kandungan mineral kompleks dari belerang cukup efesien dalam mengusir jamur dan kuman penyebab panu. Selain itu, dalam penerapannya kedua bahan ini juga sangat mudah digunakan.

Cara penggunaan: Ambil sekitar 1 sendok makan belerang, kemudian campurkan dengan air jeruk nipis sebanyak satu sendok makan. Aduk kedua bahan tersebut sampai membentuk krim, lalu oleskan pada panu tersebut dan diamkan sekitar 1 jam.

Baca Juga: Manfaat Lemon Bagi Kesehatan dan Kecantikan

5. Lengkuas dan Garam

Lengkuas merupakan salah satu rempah khas Indonesia yang memang kaya akan senyawa aktif dan bersifat anti-bakteri dan anti-fungi. Mungkin sifat dan kandungan lengkuas ini bisa diandalkan dalam membunuh atau membasi panu.

Lengkuas mengandung beberapa zat seperti amilum, kuersetin dan flavonoid yang diyakini ampuh untuk membrantas jamur Candida Albicans. Sedangkan garam berperan sebagai pendukung karena sifatnya yang asam sangat baik untuk merusak jaringan jamur.

Cara penggunaan: Siapkan satu batang lengkuas segar dan 2 sendok teh garam. Belah bagian bawah lengkuas dan gosokkan pada panu. Giling garam sampai halus dan taburkan ke panu sembari menggosok dengan lengkuas. Mungkin sedikit kasar dan bisa memicu rasa sakit, namun ini sangatlah efesien untuk menghambat perkembangan jamur dan membunuhnya secara permanen.

Baca Juga: #9 Jenis Penyakit Pada Kulit dan Cara Menyembuhkannya

Demikianlah ulasan seputar Cara Menghilangkan Panu, semoga artikel ini bisa membantu Anda untuk mengatasi panu. Kadangkala panu juga akan kembali datang, untuk itu lakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan dan memastikan kulit tidak terlalu lembab.